Sapta menjelaskan, proses penghimpunan dana melalui pembayaran digital QRIS maupun tunai akan dibuka selama sepekan ke depan secara sukarela bagi anggota FOKBI di daerah maupun masyarakat luas.
"Mulai dengan Rp25 juta, mungkin berakhir tidak tahu berapa nanti terserah. Nanti dengan QRIS dari seluruh anggota FOKBI, kecil boleh Rp50 ribu, Rp100 ribu, dan juga tidak menolak kalau Rp50 juta. Yang penting kan bukan jumlah, tentu ekspresi kepeduliannya," ujar Sapta.
Seluruh donasi yang terkumpul rencananya diserahkan paling cepat satu hingga dua pekan ke depan. FOKBI akan berkoordinasi langsung dengan bupati setempat guna menyalurkan bantuan ke daerah-daerah yang minim sentuhan bantuan.
"Kita akan serahkan ke salah satu daerah di NTT. Ada Manggarai, ada Bajawa, ada macam-macam. Tapi nanti kita pilih yang belum terlalu banyak dibantu," kata Sapta menambahkan.