NADIKABAR.COM — Jejak keberadaan Selat Muria di wilayah Kabupaten Kudus dibuktikan dengan penemuan sejumlah fosil hewan laut. Museum Situs Purbakala Patiayam pun memperlihatkan fosil ikan hiu sampai keong purba yang jarang ditunjukkan. Seperti apa penampakannya?
Fosil hewan laut purba ini bisa ditemui pada pameran temporer yang digelar Museum Situs Purbakala Patiayam Kudus. Pameran yang mengangkat tema Sandhivarta Patiayam merangkai peradaban, menyatukan warisan budaya digelar selama tiga hari, 28-30 Agustus 2026 di Taman Kemuning Desa Terban Kecamatan Jekulo.
Hal yang menarik adalah fosil yang dipamerkan oleh Museum Situs Purbakala Patiayam Kudus. Ada beberapa fosil hewan laut yang belum pernah disajikan di museum.
"Kebetulan yang kita pamerkan ini ambil tema sesuai dengan habitat di sini Selat Muria,"kata Kurator Museum Situs Purbakala Patiayam Kudus, Ari Mustakim kepada NadiKabar saat ditemui di lokasi, Sabtu (29/8/2026).
Takim mengatakan wilayah Terban atau Situs Patiayam ini dulunya merupakan Selat Muria. Selat ini dulunya memisahkan tim redaksi Pulau Jawa dengan Pulau Muria. Akan tetapi lamban laun Selat Muria berubah menjadi daratan seperti sekarang.
"Selat Muria dulunya pulau sendiri, terpisah dengan Pulau Jawa dan di sana terdapat sebuah selat, itu menjadi darat. Ini menjadi salah bukti dulu selat Muria ditemukan adanya kerang purba, keong, gigi ikan hiu," terang Takim.