NADIKABAR.COM — Mantan gelandang Manchester United Fred tak menahan diri kala membahas mantan bosnya, Erik ten Hag. Ia sebut Ten Hag payah dalam mengelola tim.
Ten Hag menandai salah satu era penuh turbulensi di Manchester United. Meski memenangi Piala FA dan Piala Liga Inggris, tapi pria Belanda itu pada akhirnya dipecat dua tahun lima bulan setelah dipilih sebagai juru taktik.
Salah satu alasan terkuat MU mencopotnya adalah kegagalan untuk kompetitif di Premier League. Alih-alih, Setan Merah justru menurun.
Setelah finis ketiga di tahun pertama bareng Ten Hag, MU lantas finis kedelapan. Pada tahun ketiga, MU ada di peringkat 14 ketika Ten Hag dicopot.
Fred yang sempat jadi bagian dari skuad MU era Ten Hag itu mengungkap situasi di ruang ganti. Pelatih yang naik daun bersama Ajax itu kurang mahir membangun hubungan dengan pemain.
"Ten Hag secara taktik sangat bagus, tapi terhadap tim dia itu sampah. Dia berdebat dengan siapapun. Dengan saya, dengan Cristiano (Ronaldo), dengan Casemiro, dengan Rashford," kata Fred dikutip Metro.
"Dia tak mau memainkan saya, kadang-kadang bikin stres juga. Cuma pemain-pemain Belanda-nya saja yang main. Pelatih yang gemar bikin kubu-kubuan. Tapi secara taktik, dia salah satu yang terbaik dalam karier saya."
"Dia sebenarnya ingin tim banyak berlari, tapi Cristiano sudah menua. Dia menarik Cristiano dari posisi starter lalu terjadilah perpecahan," imbuh eks pemain timnas Brasil ini.