NADIKABAR.COM — Federasi Triathlon Indonesia (FTI) memprioritaskan persiapan atlet menuju Olimpiade Los Angeles 2028 melalui peningkatan kualitas latihan dan keikutsertaan dalam kejuaraan internasional meski triatlon absen dari SEA Games Malaysia 2027.
Ketua Umum FTI Armand van Kempen dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu, mengatakan perubahan program pertandingan SEA Games tidak akan menghentikan pembinaan atlet untuk menghadapi persaingan tingkat Asia dan dunia.
"Federasi Triathlon Indonesia akan terus mempersiapkan atlet untuk bersaing di tingkat Asia, dunia, hingga Olimpiade. Prestasi yang telah dicapai harus menjadi fondasi untuk melangkah lebih jauh, bukan berhenti karena perubahan agenda multi-event regional," kata Armand.
FTI akan memperkuat sistem pelatihan, meningkatkan kompetensi pelatih, serta memperluas keikutsertaan atlet dalam kejuaraan internasional sebagai bagian dari persiapan menghadapi kualifikasi Olimpiade 2028.
Berdasarkan ketentuan World Triathlon yang disetujui Komite Olimpiade Internasional (IOC), periode kualifikasi triatlon Olimpiade Los Angeles 2028 berlangsung pada 18 Mei 2026 hingga 18 Mei 2028, dengan kuota 110 atlet, terdiri atas 55 putra dan 55 putri.
Kuota dapat diperoleh melalui sejumlah jalur, termasuk peringkat kualifikasi individu, peringkat estafet campuran, dan jalur khusus perwakilan benua. Atlet juga harus memenuhi persyaratan kelayakan, antara lain masuk 160 besar World Triathlon Ranking pada 18 Mei 2028.
Sejumlah kejuaraan internasional, termasuk World Triathlon Championship Series dan World Triathlon Cup, menjadi ajang pengumpulan poin kualifikasi. Kuota yang diperoleh dialokasikan kepada komite olimpiade nasional untuk menentukan atlet yang akan mewakili negaranya.
Salah satu atlet yang menjadi tumpuan Indonesia adalah Martina Ayu Pratiwi, juara Asia Triathlon Cup Chennai 2025 yang juga menempati peringkat keempat nomor individu putri pada Asian Games 2026 di Jepang.
Armand menegaskan bahwa perubahan agenda olahraga regional tidak boleh menurunkan standar pembinaan yang telah dibangun.
Karena itu, FTI berkomitmen menjaga kesinambungan program peningkatan prestasi dengan memanfaatkan kejuaraan tingkat Asia dan dunia sebagai jalur persiapan menuju Olimpiade Los Angeles 2028.