Kelompok itu mencakup negara-negara ekonomi maju dan berkembang utama, seperti AS, China, Jepang, dan Rusia.

Pada pertemuan sebelumnya, yang berlangsung pada 31 Agustus dan 1 September di Asheville, North Carolina, para peserta gagal menyepakati pernyataan bersama setelah China keberatan terhadap rumusan kalimat mengenai perdagangan dan isu-isu lainnya.

Dalam laporan World Economic Outlook yang dirilis pada Selasa, Dana Moneter Internasional (IMF) menyatakan bahwa ekonomi global diperkirakan tumbuh 3,1 persen pada 2026, naik 0,1 poin persentase dari prakiraan Juli.

IMF juga memperingatkan bahwa inflasi dapat membebani aktivitas ekonomi.

Kenaikan harga telah mendorong naiknya suku bunga jangka panjang di banyak negara, sehingga menambah beban pada keuangan publik.