Joyo baru menerima bantuan dari dinas terkait untuk bisa tetap beraktivitas sehari-hari dengan layak. Meski begitu, dia berniat tetap bekerja di lokasi proyeknya.

Pria yang sudah 17 tahun tinggal di Bali itu memilih untuk tinggal sementara di bedeng proyeknya di Jalan Pulau Moyo, Denpasar, ketimbang kembali ke kampung halamannya.

"Nggak tahu (tinggal di mana), nanti paling tidur di bedeng sana di proyek. Cuma alat-alat pertukangan saya habis semua, gerinda segala macam habis rusak," tuturnya.