"Saya tak bisa memilih (soal dilepas Liverpool). Maka saya cuma harus mencoba melakukan keahlian saya, dan itu adalah bermain sepakbola. Saya mungkin bisa sangat khawatir tentang semua yang bisa terjadi, atau yang tidak terjadi, atau apapun itu, tapi itu tak akan membantu meringankan situasi."
"Ceritanya sangat panjang. Musim panas ini sangat berat dalam segala hal. Jadi saya biarkan saja semuanya berjalan dan melihat bagaimana itu berakhir, dan hasilnya seperti ini."
Rangkaian ujian itu justru mematangkan mental dan hati Gakpo. Ia lebih legawa dan fokus menikmati permainannya.