"Bermain yakin saja, percaya diri sama pukulannya masing-masing. Apa yang mau dibuat, yakin saja sama pukulannya," ujar Rinjani.
Gelar di Kudus tersebut menjadi gelar juara kedua bagi Isyana/Rinjani pada turnamen level Super 100. Sebelumnya, mereka juga meraih gelar juara di India pada 2025.
Rinjani mengungkapkan keberhasilan mereka tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak selama mengikuti turnamen, mulai dari suporter yang hadir di arena, orang tua, pasangan bermain, hingga tim pendukung.
"Pastinya semuanya berperan, dari suporter di sini juga. Kebetulan orang tua saya datang untuk menyemangati dan mendoakan. Partner juga, terus tim pendukung kita, seperti tim gizi, masseur, dan fisioterapi, juga membantu kita," ujarnya.