"Usaha kita bersama telah membuat event ini kembali masuk dalam KEN (Kharisma Event Nusantara) 2026 untuk yang kelima kalinya. Tidak mudah menjaga dan memberikan inovasi yang terus-menerus seperti malam ini. Kami meyakini event ini memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat secara keseluruhan," tutur Masruroh.

Penyelenggaraan Gandrung Sewu 2026 terlaksana atas kolaborasi erat antara Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, BUMN seperti InJourney dan PT Pelindo, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, serta keterlibatan aktif 1.300 penari, seniman, perajin kostum, dan jajaran masyarakat Banyuwangi.

Pada kesempatan yang sama, InJourney juga turut mengenalkan gerakan "InJourney Peduli Budaya", sebuah inisiatif berkelanjutan untuk merawat warisan seni tradisi dan membuka peluang bagi talenta muda daerah menuju panggung internasional.

Di akhir narasi pembukanya, Bupati Ipuk mengajak seluruh pengunjung dan generasi muda untuk membagikan momen kebanggaan budaya tersebut ke penjuru dunia melalui media sosial.

"Biarlah cahaya Gandrung Sewu malam ini menyala di hati kita masing-masing, menjadi suluh persatuan,kreativitas, dan rasa bangga bahwa dari Banyuwangi kita merawat kebudayaan Indonesia," pungkas Ipuk.