"Klub mendukung permohonan maaf yang disampaikan secara terbuka oleh Kylian Mbappe, ketika sang pemain sudah menyatakan penyesalan atas perkataan serta menegaskan rasa hormat kepada masyarakat China."
"Real Madrid menegaskan kembali komitmennya terhadap nilai-nilai saling menghormati, hidup berdampingan, dan pemahaman lintas budaya, serta keinginan untuk terus mempererat persahabatan yang menghubungkan klub ini dengan China dan masyarakatnya," tulis Real Madrid.
Mbappe sering dikenal sebagai sosok diktator di lapangan. Gurauan itu kemudian membuat sejumlah meme beredar yang menyandingkan Mbappe dengan sejumlah tokoh dunia. Ketika Mbappe ikut berkomentar saat dirinya disandingkan dengan Mao Zedong, di situlah rakyat China marah.