Alfreno menambahkan pemerintah mengapresiasi kegiatan-kegiatan yang mempertemukan pelaku industri, pemerintah, dan mentor karena kolaborasi tersebut dapat membuka kesempatan bagi calon pendiri startup untuk belajar, bertukar gagasan, serta memperoleh masukan yang membangun. Salah satunya seperti Investment Day Futurepreneur Lab 2026.
Ia menambahkan pemerintah sejauh ini juga menyediakan 10 Garuda Spark sebagai pusat inovasi untuk mendukung pengembangan startup melalui pelatihan, inkubasi, pendampingan, dan penjodohan bisnis (business matchmaking). Setelah sebelumnya program ini diresmikan pertama kali pada 27 September 2025 di Bandung, Jawa Barat dan jumlahnya direncanakan akan terus bertambah.
Alfreno pun berharap kegiatan tersebut dapat membantu peserta memperoleh pendampingan yang relevan sekaligus memberikan masukan bagi pengembangan ekosistem startup di Indonesia.