Karena itu, diperlukan perhitungan keekonomian yang mempertemukan kepentingan proyek hulu dengan kemampuan industri untuk menyerap gas.
Ia juga mengingatkan bahwa fasilitas LNG Arun yang telah berusia lama tidak otomatis menjadi satu-satunya solusi bagi gas South Andaman. Kondisi peralatan, teknologi, keekonomian revamping, dan kesesuaiannya dengan kebutuhan proyek saat ini tetap harus dievaluasi.
Di luar aspek teknis dan ekonomi, Fatar menegaskan pentingnya kepastian investasi dan keamanan dalam menjaga minat investor untuk melanjutkan pengembangan.
Karena, proyek hulu migas membutuhkan investasi besar dan memiliki periode pengembalian yang panjang. Ketidakpastian yang berkepanjangan dapat menyebabkan investor menunda keputusan, bahkan mempertimbangkan kembali investasinya.
Maka dari itu, ia mendorong agar peluang pengembangan South Andaman tidak dibiarkan terlalu lama tertahan. Tetapi, percepatan pengembangan harus tetap diikuti tata kelola dan pengawasan yang kuat.
"Keberhasilan South Andaman pada akhirnya perlu diukur tidak hanya dari beroperasinya lapangan gas, tetapi juga dari seberapa jauh sumber daya tersebut mampu menjadi penggerak kegiatan ekonomi di darat," demikian Fatar.