"Karena tidak ada exhaust blow up atau ventilasi, gas yang bocor masuk ke ruangan dapur dan lorong. Saat itu steamer sedang menyala sehingga terjadi sambaran api dan ledakan," kata Agus.
Akibat ledakan tersebut, Rohmat dan Abdullah menderita luka bakar serius. Keduanya sempat dilarikan ke Puskesmas Bojonggambir sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD KHZ Musthafa Tasikmalaya. Adapun Dwi Kartika Sari mengalami luka ringan dan mendapatkan perawatan di puskesmas setempat.
"Ketiga korban diketahui berstatus sebagai relawan SPPG Bunga Bangsa Bojonggambir 1," kata Agus.
Personel Polsek Bojonggambir telah melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti serta meminta keterangan saksi. Saat ini, kepolisian tengah mendalami adanya potensi kelalaian dalam penerapan prosedur keselamatan di dapur tersebut.