Tingginya kesadaran pajak masyarakat ini berdampak langsung pada kas daerah. Herdy mengungkapkan, realisasi PAD Kabupaten Sukabumi melonjak signifikan.

"Ketika saya mulai menjabat, PAD kita masih di kisaran Rp 600-an miliar. Sekarang sudah hampir mencapai Rp 900 miliar. Artinya ada peningkatan sampai Rp 300 miliar lebih berkat dorongan penyesuaian opsen," jelasnya.

Untuk memudahkan urusan administrasi, Bapenda Sukabumi kini membuka kanal layanan transaksi via nomor WhatsApp resmi di 0857-8888-110. Warga bisa mengecek tagihan hingga membayar pajak langsung lewat ponsel.

Di sisi operasional lapangan, Bapenda mengoptimalkan program Daring (Pendata Sambil Touring). Petugas diterjunkan langsung menyisir objek pajak untuk memvalidasi dan mengunggah data secara digital di tempat.

Program tersebut disinkronkan lewat Padanika (Penyelarasan NIK, NOP, NIB, dan Objek Pajak Lainnya) guna menyiapkan integrasi penuh Sistem Informasi Geografis (SIG) pemetaan pajak daerah ke depan.