Proyek ini, tutur Laksana, didesain modern untuk menampung berbagai cabang olahraga (cabor). Hal itu dilakukan guna menjawab keluhan para pengurus cabor yang selama ini kerap kesulitan mencari tempat latihan standar.
Laksana berharap pembangunan Gedung Serbaguna KONI yang dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Klungkung ini menjadi fasilitas yang representatif untuk mendukung berbagai kegiatan olahraga, pembinaan atlet, maupun agenda kepemudaan.
Secara visual, desain gedung KONI Klungkung ini mengawinkan gaya tradisional Bali dengan sentuhan modern yang elegan. Fasad bangunan dua lantai ini didominasi oleh penggunaan batu bata ekspos berwarna kemerahan pada bagian pilar, balkon, dan lisplang, yang memberikan kesan hangat dan kokoh.
Area pintu masuk utama tampil megah dengan serangkaian lengkungan (archways) berundak yang menonjol, memberikan nuansa arsitektur klasik yang dipadukan dengan material modern seperti kaca besar di lantai dasar.