Retno mengaku kebakaran tersebut diduga dipicu korsleting. Namun hingga kini pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut di lokasi kejadian.

"Berdasarkan informasi awal di lapangan, kebakaran diduga sementara akibat korsleting listrik pada salah satu ruang kelas," katanya.

Retno menuturkan ada satu mobil Damkar Gorontalo Utara diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api. Dia juga menyebut penanganan kebakaran dibantu Polres Gorontalo Utara, aparat desa, dan masyarakat sekitar.