NADIKABAR.COM — Kylian Mbappe meledek mendiang tokoh revolusioner dan pendiri negara China, Mao Zedong. Real Madrid kini menyampaikan permintaan maaf.
"Real Madrid C.F. ingin menyampaikan permintaan maaf kepada rakyat China atas keresahan yang mungkin ditimbulkan oleh pernyataan terbaru pemain kami, Kylian Mbappe," bunyi pernyataan Madrid.
"Klub kami sangat menghormati China, sejarahnya, budayanya, dan warganya, serta jutaan penggemar di China yang menyayangi dan mengagumi Real Madrid."
"Klub turut menyampaikan permintaan maaf secara terbuka sebagaimana telah dilakukan Kylian Mbappe, yang menyatakan penyesalan atas kata-katanya dan kembali menegaskan rasa hormatnya kepada rakyat China."
Permintaan maaf ini dilakukan Real Madrid berdasarkan asas rispek dan kedamaian antarbudaya. Madrid berharap ikatan persahabatan bisa terus membaik.
"Real Madrid menegaskan kembali komitmennya terhadap nilai-nilai penghormatan, hidup berdampingan, dan pemahaman lintas budaya, serta menyatakan keinginannya untuk terus mempererat ikatan persahabatan dan kasih sayang yang menyatukan klub dengan warga China," tutup pernyataan klub itu.
China adalah salah satu negara yang punya andil dalam perputaran ekonomi Real Madrid. Negara tersebut menyumbang 10 hingga 15 persen dari penjualan merchandise internasional Real Madrid.