Kebocoran gas langsung memicu kobaran api di bawah lantai gerbong, yang kemudian cepat membesar akibat terpaan angin kencang.

Penumpang dan warga sekitar berusaha memadamkan api menggunakan ember air. Mereka juga mencoba membongkar dinding gerbong dengan kapak dan linggis untuk mengeluarkan korban yang terperangkap.

Namun, asap yang sangat tebal, hembusan angin, dan kekosongan peralatan pemadam yang memadai memaksa mereka mundur. Petugas berhasil melepaskan dan menarik gerbong bagian belakang menjauh dari lokasi, namun enam gerbong bagian depan habis terbakar