"Kemudian bersama Inafis ke lokasi, setelah dilakukan olah TKP dan informasi tersebar, ada warga yang mengaku itu (kerangka) adalah salah satu anggota keluarganya. Kerangka dikenali dari sisa kaus dan celana kolornya," kata Nyoto.

Dari hasil pemeriksaan dokter Puskesmas dan Inafis, sebut Nyoto, kerangka ditemukan masih lengkap 90 persen. Dari kesepakatan dengan keluarga kerangka diserahkan untuk dikebumikan.

"Dari keterangan keluarga almarhum ini sering linglung, pernah hilang kemudian ditemukan, ini terulang lagi," ujar Nyoto.