Wakil Direktur Pelayanan RSUDZA, dr. Novita, membenarkan adanya temuan perangkat tersebut. Pihak manajemen telah bergerak mencopot kamera dari lokasi pada Senin (26/10).

"Dipasang arahan dari kepala ruangan," kata Novita seperti dikutip NadiKabar, Selasa (27/10).

Novita menjelaskan, saat dicopot, kondisi kamera tersebut diklaim sudah tidak aktif merekam, meski aliran arus listriknya masih terhubung.