BMKG juga terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas kegempaan setelah kejadian tersebut. Hingga pukul 09.20 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan.

Hartanto mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan mengutamakan informasi dari sumber resmi BMKG terkait perkembangan gempa bumi.

"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi," ujarnya.

Informasi resmi BMKG dapat diperoleh melalui akun media sosial @infoBMKG, situs BMKG dan InaTEWS, Telegram InaTEWS_BMKG, serta aplikasi resmi WRS-BMKG dan InfoBMKG.