Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, jelas Arief, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat Flores Back-Arc Thrust. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust).

Gempa bumi ini merupakan rangkaian susulan gempa bumi M 7,7 di Flores pada 15 Agustus lalu. Hingga hari ini pukul 18:00 Wita, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 13.318 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock), dengan magnitudo terbesar M 6,2.