NADIKABAR.COM — Gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) membuat petisi yang menyerukan penangguhan keanggotaan Israel di Perserikatan Bangsa-Bangsa, bertepatan dengan sidang ke-81 Majelis Umum PBB.

Kampanye tersebut mengajukan petisi kepada Khalil al-Rahman, Presiden sidang ke-81 Majelis Umum PBB, yang menuntut agar status keanggotaan Israel di PBB ditangani dengan cara yang sama seperti langkah-langkah yang secara historis diterapkan kepada Afrika Selatan pada masa apartheid.

Petisi ini mendasarkan tuntutannya pada tuduhan bahwa Israel telah melakukan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan tidak mematuhi resolusi dan sikap yang dikeluarkan oleh badan-badan PBB serta Mahkamah Internasional (ICJ).