Stres kronis dapat mengganggu sistem metabolisme tubuh manusia. Gangguan metabolisme ini dapat memicu peningkatan produksi asam lambung secara signifikan.

Asam yang berlebih tersebut bisa naik ke atas (refluks) dan menyebabkan keluhan di ulu hati, rasa panas di dada (heartburn), mual, muntah, hingga sensasi tidak nyaman di tenggorokan yang dikenal sebagai Laryngopharyngeal Reflux (LPR).

Meski GERD secara umum tidak merusak jantung, sumber stres yang memicu lambung tersebut juga bisa memicu timbulnya keluhan pada kardiovaskular.

Hal yang paling membahayakan adalah ketika serangan jantung disalahartikan sebagai GERD karena kemiripan gejalanya.