NADIKABAR.COM — Para Patriark dan Pemimpin Gereja di Yerusalem mengecam serangan teroris di Gereja Ortodoks Yunani St George, di Hamoud, Wilayah Kegubernuran Karak, Yordania Selatan, yang menewaskan sejumlah orang dan melukai puluhan lainnya.
Mereka menyatakan solidaritas terhadap pemerintah dan rakyat Yordania dalam menyikapi serangan tersebut.
Dalam sebuah pernyataan, para pemimpin tersebut mengatakan serangan teroris terhadap warga sipil yang tidak bersenjata adalah kejahatan berat terhadap kemanusiaan, sekaligus pelanggaran nyata terhadap nilai-nilai agama dan kemanusiaan.
Menurutnya, serangan ini juga menyasar komunitas Kristen dan tatanan nasional Yordania yang selama ini menyatukan umat Muslim dan Kristen dalam semangat persatuan dan persaudaraan.
Mereka turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan solidaritas kepada Theophilos III, Patriark Ortodoks Yunani untuk Yerusalem, serta Keuskupan Agung Ortodoks Yunani di Yordania. Lebih lanjut, mereka juga mendoakan agar para korban terluka segera pulih.
Para pemimpin gereja itu menegaskan bahwa aksi terorisme tidak akan mampu memecah belah persatuan dan solidaritas rakyat Yordania.
Apresiasi terhadap Raja Abdullah II dan rakyat Yordania atas sikap tegas mereka dalam menolak serangan tersebut turut disampaikan.
Mereka juga mengajak seluruh gereja di kawasan untuk membunyikan lonceng gereja pada Sabtu siang waktu Yordania sebagai bentuk solidaritas dan doa bagi korban meninggal dan mereka yang terluka.
Penerjemah: Asri Mayang Sari