NADIKABAR.COM — Gerhana Matahari Total 2027 akan menjadi salah satu fenomena langit yang menarik perhatian karena jalur totalitasnya membentang dari Eropa selatan hingga Timur Tengah. Fenomena ini akan terjadi pada 2 Agustus 2027, setelah sebelumnya pada 6 Februari 2027 terjadi Gerhana Matahari Cincin.
NASA mencatat, fase total pada Agustus akan melintasi Spanyol selatan, Maroko, Aljazair, Tunisia, Libya, Mesir, Arab Saudi, dan Yaman. Lantas, bagaimana dengan Indonesia? Simak informasi jam dan wilayah Gerhana Matahari Total 2 Agustus 2027.
Tahun 2027 akan menghadirkan dua gerhana Matahari dengan bentuk berbeda. Gerhana pertama berlangsung pada 6 Februari 2027 dan merupakan Gerhana Matahari Cincin. Beberapa bulan kemudian, tepatnya 2 Agustus 2027, terjadi Gerhana Matahari Total.
Perbedaan tersebut terjadi karena posisi Bulan terhadap Bumi dan Matahari tidak selalu menghasilkan ukuran tampak yang sama. Saat gerhana Matahari terjadi, Bulan berada di tim redaksi Bumi dan Matahari, sehingga sebagian cahaya Matahari terhalang dari pandangan pengamat di Bumi.
Jika Bulan tidak sepenuhnya menutupi piringan Matahari karena ukuran tampaknya lebih kecil, bagian tepi Matahari tetap terlihat dan membentuk cincin. Inilah yang disebut gerhana Matahari cincin.
Sebaliknya, ketika Bulan tampak cukup besar untuk menutupi seluruh piringan Matahari dari lokasi tertentu di Bumi, terjadilah Gerhana Matahari Total. Jalur sempit tempat bayangan utama Bulan jatuh ke permukaan Bumi disebut jalur totalitas. Bayangan umbra yang menghasilkan gerhana total memiliki lebar sekitar 480 km.
Sebelum Gerhana Matahari Total Agustus, pengamat langit akan lebih dulu mendapatkan gerhana Matahari cincin pada 6 Februari 2027. Fase cincin akan melewati bagian Amerika Selatan dan Afrika.
NASA mencatat wilayah yang berada dalam jalur cincin, tim redaksi lain Chili, Argentina, Uruguay, Brasil, Pantai Gading, Ghana, Togo, Benin, dan Nigeria.