Rani mengakui angka kemiskinan 3,96% terdengar positif terlebih pertama kalinya di Jakarta. Namun, ia memandang angka tersebut perlu dibandingkan lebih lanjut dengan realita di masyarakat.

"Angka 3,96% tentu terdengar positif, terlebih jika benar merupakan yang terendah dalam sejarah pencatatan Jakarta. Namun, kita juga perlu melihat siapa yang mengalami perbaikan kesejahteraan, seberapa besar perubahannya, dan apakah masyarakat berpenghasilan rendah kini benar-benar lebih mampu memenuhi kebutuhan hidupnya," ujar dia.

Sebelumnya, Pramono Anung menyebut persentase penduduk miskin di Jakarta turun di bawah 4 persen. Berdasarkan data per Maret 2026, angka kemiskinan Jakarta tercatat sebesar 3,96 persen.