"Lokasi tersebut memang digunakan sebagai titik transit gerobak pada kegiatan pengangkutan sampah malam hari, sebelum sampah dipindahkan ke armada Compactor," kata Yogi saat dihubungi NadiKabar.com, Senin (31/8/2026).
Yogi mengaku keberadaan gerobak ketika arus lalu lintas masih padat dapat mengganggu pengguna jalan maupun pedestrian. Karena itu, petugas diminta menyesuaikan waktu keluarnya gerobak.
"Namun kami memahami bahwa keberadaan gerobak pada saat arus lalu lintas masih padat dapat mengganggu pengguna jalan dan pedestrian," ujarnya.
Yogi mengatakan petugas telah diarahkan agar gerobak baru keluar dan berkumpul ketika kondisi jalan lebih lengang. Hal itu dilakukan agar keberadaan gerobak tidak terlalu lama mengganggu lalu lintas dan pengguna trotoar.
"Kami sudah meminta petugas agar waktu keluarnya gerobak disesuaikan ketika kondisi jalan sudah lebih lengang, serta proses pemindahan sampah dilakukan secepat mungkin agar tidak terjadi penumpukan terlalu lama di lokasi," jelasnya.