NADIKABAR.COM — DJ sekaligus artis Ghea Michieo membagikan pengalamannya saat bertolak ke Palu, Sulawesi Tengah. Hadir untuk mengisi acara soft opening klub Hades Spacebar, ia mengaku sempat diselimuti rasa cemas akibat bayangan bencana gempa dan tsunami yang pernah menerjang kota tersebut beberapa tahun silam.

Meski begitu, kekhawatiran tersebut seketika sirna begitu Ghea menginjakkan kaki di Palu. Sambutan hangat warga serta suasana kota yang bersih langsung menghapus rasa trauma bintang film Iblis Dalam Kandungan (2022) dan Laura (2024) tersebut.

"Sangat deg-degan banget jujur, masih agak trauma paska kejadian waktu tsunami di Palu. Tapi pas sampai di Palu ternyata hilang semua kecemasan saya, karena melihat Palu itu kota yang bersih, orangnya ramah-ramah," ujarnya saat dihubungi, Sabtu (24/10/2026).

Aksen dan gaya bahasa warga lokal juga tak terasa asing bagi Ghea Michieo. Bahasa daerah di Palu memiliki kemiripan dengan kota asal sang ayah, sehingga ia merasa seperti sedang bertemu dengan kerabat dekat.

Pengalaman pertamanya di Palu ini kian berkesan berkat sambutan hangat dari pihak penyelenggara acara. Pihak manajemen hingga owner Hades Spacebar turun langsung menyambut kedatangan Ghea beserta tim.

"Saya merasa senang sekaligus bangga, orang-orang di Hades ramah-ramah dan humble. Apalagi owner-nya langsung turun tangan menyambut saya bersama tim. Wah, saya merasa bangga dan bahagia dijamu sama mereka," ujarnya.

Pelantun Bobo Semalam itu dijadwalkan menyapa para penggemarnya di Palu selama dua hari berturut-turut. Pada penampilan malam pertamanya, ia sukses mengguncang panggung lewat kolaborasi yang ciamik bersama jajaran DJ, band, dan tata lampu yang megah.

"Hari pertama kemarin sangat pecah, keren banget crowd, DJ, band, dan para timnya. Permainan lampu dan tempatnya juga tak kalah keren banget," tuturnya.

Di luar urusan panggung, Ghea Michieo memanfaatkan kunjungan pertamanya ini untuk mengeksplorasi kebudayaan lokal. Ia berencana mencicipi kuliner khas Palu, membuat konten vlog review makanan, hingga berkunjung ke pantai jika memiliki waktu senggang di tengah padatnya jadwal performa.

Mengenai persiapan teknis di panggung, wanita yang sudah mulai DJ sejak 2017 itu menekankan pentingnya koordinasi matang bersama seluruh tim sebelum tampil.

"Seperti biasa kalau perform ya tampilkan yang terbaik. Terpenting check sound sama anak-anak DJ, band, dan crew lainnya supaya perfect pas performance," pungkasnya.