“Di antara salah satunya adalah di bidang AI, kemudian di bidang Big Data dan juga di bidang Digipreneur," tutur Teguh.

Ia menyampaikan materi kurikulum pendidikan tersebut juga akan diperkaya dengan bidang krusial lainnya seperti keamanan siber untuk melindungi data dan infrastruktur digital.

Dalam perbincangan tersebut, Wapres dilaporkan sangat menyambut baik inisiatif dari pihak yayasan serta memberikan dukungan penuh terhadap rencana penguatan keterampilan masa depan santri.