NADIKABAR.COM — Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming menerima perwakilan jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Rajeg di Istana Wapres. Gibran berpesan untuk menjaga kerukunan umat beragama.

"Menerima perwakilan jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Rajeg di Jakarta untuk mendengar aspirasi jemaat yang beberapa waktu yang lalu mengalami pembubaran ibadah secara paksa," kata Gibran melalui akun Instagram resminya @gibran_rakabuming, Kamis (1/10/2026).

Dalam pertemuan itu, Gibran berpesan kepada jemaat untuk tetap tenang dan menjaga kerukunan umat beragama. Ia memastikan persoalan tersebut akan diselesaikan dengan mengutamakan kerukunan.

"Saya berpesan agar jemaat tetap tenang dan menjaga suasana yang rukun juga kondusif," ujarnya.

Gibran juga memastikan perizinan akan diurus sesuai ketentuan yang berlaku. Ia juga menyebut komunikasi dengan masyarakat sekitar juga harus berjalan baik untuk memastikan seluruh masyarakat dapat melaksanakan ibadah secara aman dan nyaman.

"Kami pastikan, penyelesaian persoalan ini akan terus mengedepankan kerukunan, pengurusan perizinan sesuai ketentuan yang berlaku, serta komunikasi yang baik dengan masyarakat sekitar, untuk memastikan seluruh masyarakat dapat melaksanakan ibadah secara aman dan nyaman," katanya.

Sementara itu, Pendeta Gereja GKPI, Hadi Sucipto Pakpahan mengapresiasi perhatian Gibran terhadap jemaatnya. Ia menyebut Gibran berpesan agar para jemaat tetap tenang dan menjaga kondusifitas.

"Kami tetap diarahkan supaya boleh tetap beribadah dengan nyaman. Saya sangat bersyukur kalau Pak Wapres memiliki perhatian yang penuh, artinya Pak Wapres juga peduli dengan apa yang dialami oleh jemaat GKPI Rajeg," katanya.

"Arahan-arahan yang diberikan supaya kami tetap semangat, tetap mengutamakan kerukunan dalam umat beragama, lalu kemudian dalam hal perizinan ketika kami nanti beribadah di tempat yang baru, bisa diurus perizinan sesuai dengan peraturan yang berlaku, pendekatan terhadap masyarakat sekitar, supaya kita menjaga silaturahmi ke depannya," tuturnya.