NADIKABAR.COM — Suasana Sudirman Grand Ballroom, Kota Bandung, tampak begitu hidup saat ribuan pengunjung berbondong-bondong memadati area pameran. Antusiasme masyarakat terpancar jelas ketika melangkahkan kaki memasuki venue, menandai dibukanya ajang pameran otomotif paling bergengsi di tanah air, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Bandung 2026.
Perjuangan menembus kemacetan khas Bandung hingga berdiri dalam antrean panjang menuju aula utama sama sekali tak menyurutkan semangat ribuan pengunjung. Bagi mereka, setiap menit yang dihabiskan di tengah padatnya arus lalu lintas terbayar tuntas saat melangkah masuk ke arena pameran.
Begitu melangkah masuk ke ruang pameran, atmosfer riuh langsung menyambut. Beberapa pengunjung sigap mengangkat ponsel untuk mengabadikan momen, sementara yang lain bergegas menuju stan merek impian. Gelak tawa dan percakapan hangat dengan sales mengenai spesifikasi hingga penawaran harga meramaikan suasana, disempurnakan oleh mereka yang tak sabar menggenggam kemudi dan merasakan langsung sensasi duduk di kursi pengemudi mobil incaran.
Seperti Dewi, dia bersama sang suami Arif datang ke pameran ini untuk mencari mobil listrik. Wanita asal Kota Baru Parahyangan, Bandung Barat ini mengaku ingin menambah koleksi mobil listrik. Menurut wanita berusia 37 tahun itu, dia sudah memiliki satu mobil listrik, namun ukurannya untuk family car.
"Sekarang sedang cari yang kecil, buat jalan jarak dekat," ucap ibu dua anak ini.
Dewi mengaku, dia sudah menikmati kelebihan dan kekurangan mobil listrik. Namun baginya, untuk berkendara jarak dekat, mobil listrik cukup bisa diandalkan.
"Buat saya sih worth it aja mobil listrik, buat jarak dekat ya, karena kalau buat ke luar kota saya masih pakai mobil bensin, gak mau ambil resiko. Jalan sekitaran Bandung oke, sudah banyak kok charging areanya, datang ke mal atau SPBU juga pasti ada," ungkapnya.
Pemprov Jabar mengoptimalkan gelaran pameran otomotif GIIAS Bandung dengan menghadirkan insentif pemotongan pajak kendaraan. Langkah ini diambil untuk mendorong transaksi sekaligus menjaga ekosistem industri otomotif yang menjadi penyumbang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jawa Barat.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Jabar, Sumasna, mengatakan bahwa Pemprov Jabar memberikan dua jenis insentif diskon pajak sebesar 10 persen selama pelaksanaan pameran GIIAS di Bandung.
"Kami berharap kunjungan bisa banyak. Pemprov Jabar fasilitasi diskon pajak untuk yang belanja di GIIAS, dan kita juga dorong untuk yang mau bayar pajak tahunan di GIIAS, kita juga kasih 10% juga diskonnya," kata Sumasna.
Melalui insentif tersebut, Pemprov Jabar berharap dapat mendongkrak tingkat kunjungan masyarakat sekaligus menggenjot nilai transaksi selama gelaran pameran berlangsung.