"Kalau saya bikin lagu buat Sekolah Rakyat, maunya yang upbeat, medium beat, atau slow sedih?," tanya Giring kepada para siswa.
Setelah mendengar pilihan mereka, Giring mengajak para siswa menyampaikan kata-kata yang ingin dimasukkan ke dalam lirik lagu tersebut.
Sejumlah gagasan pun muncul, antara lain "cerdas bersama", "tumbuh setara", "berjuang bersama", dan "jangan takut untuk bermimpi". Giring juga mencatat kalimat "Dulu kami hanya bermimpi, sekarang kami berani" sebagai inspirasi untuk lagu tersebut.
"Luar biasa, Gusmen, itu sudah jadi satu lagu," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Giring juga menyampaikan pesan kepada para siswa dan orang tua agar terus percaya pada masa depan mereka. Ia menegaskan setiap anak berhak mendapatkan kesempatan yang setara untuk meraih cita-cita, sejalan dengan harapan Presiden Prabowo Subianto.