NADIKABAR.COM — Pengageng Sasana Wilapa Paku Buwono XIV Purbaya, GKR Panembahan Timoer Rumbay, mengaku sempat terjadi pelecehan saat terjadi adu mulut pada Miyos Gangsa. Pihaknya saat ini masih mencari bukti-bukti untuk membuat laporan balik.
"Saat ini saya dan Mas Yudis (BRM Yudhistira) sedang mengumpulkan data dan bukti untuk melaporkan balik," katanya ditemui di Keraton Solo, Rabu (26/8/2026).
Hal ini merupakan respons usai dituding melakukan pemukulan atau penganiayaan terhadap abdi dalem. Menurutnya, apa yang dilakukan adalah bentuk pembelaan diri (defense) atas perlakuan tidak senonoh yang ia terima dari oknum tertentu.
"Apa yang saya lakukan itu defense (pembelaan diri) saya, karena ada oknum yang melecehkan saya. Memegang pantat saya. Di hari Rabu kemarin," ungkapnya.
Mengenai laporan terhadap dirinya atas dugaan penganiayaan atau penamparan terhadap abdi dalem penjaga Gamelan Sekaten, Rumbay menanggapi dengan santai. Ia menyerahkan sepenuhnya penilaian kepada publik melalui rekaman video yang beredar, serta siap membuktikannya di ranah hukum.
"Ya nanti kita buktikan apakah betul itu sebuah penganiayaan atau pengeroyokan seperti yang dituduhkan. Panjenengan (anda) lihat videonya, ya seperti itu sudah. Apakah seperti itu pemukulan atau penganiayaan, monggo yang menilai panjenengan. Nanti kan bisa dibuktikan dalam kepolisian atau dalam pengadilan," pungkasnya.