NADIKABAR.COM — DPD Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Banten menyampaikan harapan agar kepemimpinan Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri memperkuat penegakan hukum di tengah masyarakat.

"Kami yakini Jenderal Suyudi Ario Seto mampu membawa semangat baru bagi penegakan hukum yang semakin profesional, humanis, dan berkeadilan di tengah masyarakat," kata Ketua DPD GMNI Banten Endang Kurnia dalam keterangan tertulis yang diterima di Tangerang, Kamis.

Endang mengatakan GMNI Banten siap bersinergi sekaligus menjadi mitra kritis bagi Polri di bawah kepemimpinan Kapolri yang baru.

Ia berharap Polri semakin responsif terhadap aspirasi masyarakat, konsisten menjaga keamanan dan ketertiban, serta mengawal nilai-nilai demokrasi dan keadilan sosial.

GMNI Banten juga menyampaikan apresiasi atas pengangkatan Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri yang menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Endang menyebut pengangkatan Suyudi, yang lahir di Pandeglang, Banten, sebagai Kapolri menjadi kebanggaan bagi masyarakat Banten, khususnya kalangan mahasiswa dan pemuda.

"Ini merupakan kebanggaan yang sangat luar biasa bagi seluruh rakyat Banten, khususnya kami dari kalangan mahasiswa dan pemuda," ujarnya.

Menurut Endang, perjalanan karier dan pengalaman Suyudi di lingkungan Polri menjadi bagian dari pertimbangan GMNI Banten dalam menyampaikan apresiasi tersebut.

"Jenderal Polisi Suyudi telah membuktikan bahwa putra terbaik Banten memiliki kualitas, loyalitas, dan integritas tinggi hingga dipercaya memegang tongkat kepemimpinan tertinggi di Kepolisian Republik Indonesia," katanya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Kamis.

Prabowo juga melantik Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri menggantikan Komjen Pol. Dedi Prasetyo pada kesempatan yang sama.

Pelantikan tersebut dilakukan setelah Suyudi mendapat persetujuan DPR RI sebagai calon Kapolri melalui proses uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR serta rapat paripurna.

Pengangkatan Suyudi dan Wahyu kemudian dilanjutkan dengan pengucapan sumpah jabatan yang dipandu Presiden Prabowo di Istana Negara.