Aksi tersebut menjadi bentuk penyampaian aspirasi warga lintas generasi terhadap kebijakan pemerintah. Para peserta menilai pemberian izin dan kelonggaran kepada korporasi yang dianggap merusak lingkungan perlu mendapat perhatian serius.

Dalam orasinya, para aktivis menyoroti penggunaan energi kotor yang dinilai berkontribusi terhadap krisis iklim. Mereka juga mengingatkan ancaman berbagai bencana lingkungan yang dapat mengganggu kehidupan masyarakat dan merusak habitat.

Melalui Parade Monster Iklim, para aktivis ingin mengingatkan bahwa krisis iklim bukan hanya persoalan generasi saat ini, tetapi juga menyangkut masa depan anak-anak dan generasi mendatang.