Bajul Ijo sempat lebih dahulu menciptakan peluang berbahaya, tetapi digagalkan penjaga gawang Persija Nadeo Argawinata.

Kedua tim kemudian saling bertukar serangan dalam pertandingan yang berlangsung cukup ketat. Persija berusaha mempertahankan tekanan, sementara Persebaya disiplin menjaga organisasi permainan dan memanfaatkan setiap kesempatan untuk keluar dari tekanan.

Pada babak kedua, Persija kembali mengambil inisiatif serangan dan berusaha meningkatkan intensitas permainan.

Sejumlah peluang berhasil diciptakan Persija, termasuk tembakan keras Kwon Chang-hoon yang mengarah ke gawang Persebaya membentur mistar gawang.