Perjalanan politiknya dimulai ketika terlibat dalam kelompok kerja (pokja) di sejumlah bidang di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar. Dia kemudian aktif selama dua periode dalam Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), yakni organisasi sayap kepemudaan Golkar.
Selama bergabung dengan AMPI, Baco melewati masa kepengurusan Fahri Andi Leluasa dan Dave Laksono. Pengalaman berorganisasi itu menjadi bagian dari prosesnya mengenal dinamika politik sebelum terjun langsung ke pemilihan legislatif.
"Saya semenjak tahun 2003-2004 itu mulai aktif di DPP Golkar, aktif sebagai pokja di beberapa bidang, kemudian aktif di ormas AMPI," tutur Baco.
Langkah pertamanya mengikuti pemilihan legislatif berlangsung pada 2009, namun upaya tersebut belum membawanya ke kursi parlemen.
Baco kemudian memusatkan aktivitas politiknya di Golkar DKI Jakarta. Pada 2014, ia mengaku tidak dapat mencalonkan diri sebagai anggota legislatif karena konflik internal partai.
Baco lantas mendaftar sebagai anggota Dewan Kota hingga akhirnya dilantik menjadi Dewan Kota Jakarta Pusat. Karier organisasinya berlanjut pada 2016, ketika dipercaya menjabat Sekretaris DPD Golkar DKI Jakarta.
Jabatan tersebut menjadi salah satu pijakannya sebelum terpilih sebagai anggota DPRD DKI Jakarta pada Pemilu 2019, dan diangkat sebagai Ketua Fraksi Golkar.