"Saya dan Saudara Bahlil sudah berkoordinasi dan menyadari secara bersama bahwa dalam situasi dan dinamika yang sedang kita hadapi, sebagai sebuah bangsa, pasti ada saja pihak-pihak yang berupaya memperkeruh suasana dan mencoba mencari keuntungan politik," sambungnya.
Doli mengaku sudah mendeteksi adanya pihak-pihak yang diduga sebagai 'komprador' dari internal partai yang berupaya memperkeruh situasi. Dia pun meminta pihak-pihak tersebut tak mengganggu Partai Golkar.
"Saya sudah dapat mendeteksi pihak-pihak "komprador" tersebut, yang berasal dari dalam internal kami sendiri, dan saya mau sampaikan kepada kalian, jangan ganggu Golkar dengan agenda-agenda kerdil kalian," ungkap Doli.
Doli menegaskan komitmennya untuk mendukung Partai Golkar dalam menjaga kepentingan bangsa dan negara. Dia juga menyatakan akan berada di barisan depan dalam mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
"Golkar sekarang ini sedang mengejawantahkan komitmennya untuk selalu menjaga dan mengedepankan kepentingan bangsa dan negara. Negara saat ini sedang dalam ancaman yang nyata. Presiden, simbol negara kita, sedang "diganggu" dengan adanya upaya makar dari pihak tertentu," tuturnya.
"Tentu ada Golkar harus berada di depan menjaga dan mengawal Presiden, sebagai komitmen konstitusionalnya terhadap negara. Dan saya sebagai kader Golkar akan berada di garda depan untuk itu," imbuh dia.