Saat film itu muncul, banyak remaja muda yang mengidam-idamkan fitur tersebut namun kini fitur tersebut tersedia dengan harga terjangkau untuk memanfaatkan teknologi semacam itu.

Membahas fitur lemari virtual dari Google, fitur ini menggunakan teknologi AI untuk membuat salinan lemari pakaian penggunanya berdasarkan item fesyen yang pengguna kenakan dalam foto.

Dari aplikasi tersebut, pengguna juga dapat menyaring item berdasarkan kategori — seperti atasan, bawahan, perhiasan, dan lainnya — lalu mencampur dan mencocokkannya untuk menciptakan berbagai macam pakaian.

Google menyatakan bahwa fitur ini dirancang untuk membantu pengguna, dan data tentang cara pengguna berpakaian atau apa yang pengguna kenakan tidak dibagikan kepada pihak ketiga, seperti para peritel.