Selain tasyakur pascamuktamar, dalam gelaran tersebut juga GP Ansor membentuk Satuan Tugas Aksi Kemanusiaan Ansor 2026 untuk memperkuat peran organisasi dalam penanggulangan bencana.
Pembentukan Satgas ini berkaca pada bencana yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia seperti kebakaran hutan dan lahan, gempa bumi di Nusa Tenggara Timur, erupsi gunung berapi, kekeringan, hingga banjir bandang di Solok.
“Aksi kemanusiaan ini setidaknya akan bergerak untuk turut serta menangani berbagai musibah. Kebakaran hutan, korban erupsi gunung, kebutuhan air di daerah kekeringan, korban gempa, dan bersih-bersih sungai,” kata dia.