“Ke depan, siapa yang menguasai teknologi, dia yang menguasai peradaban,” ujarnya.
Menurutnya, kemajuan teknologi yang berlangsung pesat turut membuka peluang penyalahgunaan, termasuk kejahatan siber yang dapat terjadi tanpa batas wilayah dan sulit terdeteksi secara langsung.
Untuk itu, upaya menjaga keamanan digital perlu dilakukan secara menyeluruh melalui penguatan sistem, regulasi, peningkatan kemampuan sumber daya manusia, serta pembentukan etika digital yang berakar pada kesadaran setiap individu.
Menurut dia, regulasi saja tidak cukup untuk mengatasi berbagai persoalan di ruang digital. Pengguna teknologi juga perlu memiliki tanggung jawab moral agar kemajuan teknologi tidak dimanfaatkan untuk merugikan orang lain maupun memecah belah masyarakat.