NADIKABAR.COM β Pada musim 2025, Marc Marquez yang berstatus sebagai juara dunia kembali menelan pil pahit kala tampil di grand prix Indonesia yang berlangsung di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Minggu (07/10/2025).
Sepekan setelah merayakan gelar juara dunianya di Sirkuit Motegi, Jepang, Marc Marquez justru tampil melempem di Sirkuit Mandalika, bahkan tak bisa menyelesaikan balapan.
βInsiden berawal saat lap pertama. Pembalap asal Spanyol yang sedang berburu posisi terdepan itu bersinggungan dengan pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, di tikungan ketujuh. Benturan tersebut memaksa kedua pembalap gagal menyelesaikan balapan (did not finish/DNF).
βKecelakaan ini menjadi nasib buruk bagi Marquez. Akibat mengalami retak tulang selangka dan cedera bahu kanan, ia dipastikan absen hingga akhir musim.
Sementara Bezzecchi juga mengalami cemoohan dari sebagai pendukung Marc Marquez karena dianggap kurang berhati-hati ketika melakukan manuver dalam balapan tersebut.
Memang gelar juara sudah berada di tangan pembalap bernomor 93 tersebut. Namun, nyatanya itu masih belum cukup bagi Marc Marquez untuk bisa memuluskan langkahnya bisa beradaptasi dengan pengembangan Desmosedici yang dipersiapkan untuk musim 2026.
Kejatuhan Marc Marquez di lap pertama tersebut juga memunculkan istilah "Marc Marquez Curse" di jagat media sosial bahwa pembalap asal Catalunya, Spanyolt tersebut memang mendapatkan kutukan ketika tampil di Sirkuit Mandalika.
Semenjak menjalani debut masuk dalam kalender MotoGP pada musim 2022, Sirkuit Mandalika seperti sebuah petaka untuk Marc Marquez yang selalu mengalami DNF dalam empat musim berturut-turut.
Di musim 2022 kala masih berseragam Repsol Honda, Marc Marquez yang baru mencicipi sesi pemanasan, langsung mengalami crash hingga menyebabkannya mundur dari balapan.
Semusim berikutnya, Marc Marquez gagal menjalani balapan utama setelah terjatuh dalam sesi sprint race dan balapan utama. Di sprint race, Marc langsung terjatuh saat memasuki putaran awal. Sedangkan di balapan utama, Marc gagal finis karena terjatuh meski telah menjalani setengah balapan.
Lalu di musim 2024, Marc Marquez yang bergabung dengan Gresini Racing mencoba peruntungannya kembali. Marc yang menjalani sprint race dengan mengamankan podium ketiga setelah menjalani start dari urutan ke-12, nyatanya masih belum bisa finis di balapan utama GP Indonesia itu.
Dalam balapan utama, Marc harus terhenti di lap ke-12 setelah Ducati Desmosedici GP23 mengeluarkan kepulan asap hingga bagian mesinnya terbakar. Hal tersebut membuat Marc terpaksa DNF.
Di musim 2026, Marc Marquez yang memburu gelar juara dunia kedelapan tentu saja dihadapkan pada langkah krusial yakni harus melawan "Marc Marquez Curse" dengan bisa tampil maksimal di GP Indonesia.