βPariwisata naik kok, ini pasti kaitannya dengan bisnis mereka, sebelum-sebelumnya ada kejadian bisnisnya tidak hanya di Bali, di Balinya bagus tapi di luar Balinya dia berat, akhirnya keuntungan di sini tersedot ke sana, tidak tahan, tutup yang di sini, dijual,β ujar Gubernur Bali.
Selain itu, Pemprov Bali juga menepis anggapan bahwa fenomena hotel dijual disebabkan oleh masalah kelebihan kamar akibat pembangunan hotel yang terlalu masif.
Menurut Koster, tingkat keterisian kamar secara keseluruhan masih terpantau baik selama manajemen bisnis dijalankan dengan benar dan profesional.
Pada hotel berbintang, ia bahkan menyebut keterisian saat ini di angka 80-90 persen.