“Tidak menyangka sekali. Senang sekali, alhamdulillah. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi saya untuk semakin berprestasi ke depannya,” ujar Handayani.
Ia juga menitipkan pesan kepada sesama penyandang disabilitas agar tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita. “Semoga teman-teman difabel semakin termotivasi untuk terus belajar, serta mengembangkan minat, bakat, dan potensinya. Jangan pernah menyerah,” tambahnya.
Sebagai informasi, kiprah Handayani di dunia boccia telah diakui secara luas. Ia merupakan peraih medali emas nomor ganda campuran pada Peparnas XVI Papua 2021, dua medali perak ASEAN Para Games 2022, medali perak beregu ASEAN Para Games 2023 dan Asian Para Games 2023, serta medali emas nomor individu pada Peparnas XVII 2024.
Sepanjang tahun 2026, Handayani menyapu bersih medali emas nomor individu putri BC1 di berbagai ajang bergengsi, di antaranya ASEAN Para Games Thailand, World Boccia Championships di Seoul, Asian Para Games di Nagoya, serta Astana World Boccia Cup di Kazakhstan. Rangkaian kemenangan ini kian mengukuhkan posisinya sebagai atlet boccia andalan Indonesia di mata dunia.