Melihat dari segi eksternal, lanjut Destry, kinerja ekspor non migas meningkat sejalan dengan peningkatan permintaan beberapa negara, kendati berbagai upaya perlu terus diperkuat guna mengoptimalkan dampak kenaikan harga komoditas ekspor.
βKe depan, pertumbuhan ekonomi diprakirakan tetap baik, didukung implementasi berbagai program stimulus pemerintah, keyakinan pelaku ekonomi yang membaik, serta optimalisasi berbagai sumber pertumbuhan ekonomi,β ungkap Gubernur BI.
Pihaknya terus memperkuat bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran yang bersinergi erat dengan kebijakan pemerintah untuk menjaga stabilitas dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat dan berdaya tahan.
βBank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 berada dalam kisaran 4,9β5,7 persen,β ucap dia.