Lebih lanjut, inflasi kelompok administered prices (AP) menurun menjadi 3,32 persen yoy seiring penyesuaian harga avtur dan Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi jenis Pertamax dan Pertamax Turbo.
Ke depan, kata Destry, Bank Indonesia terus memperkuat respons bauran kebijakan moneter termasuk stabilisasi nilai tukar rupiah, agar inflasi tetap terkendali dalam sasaran 2,5Β±1 persen pada 2026 dan 2027.
βBank Indonesia juga terus memperkuat sinergi dengan pemerintah melalui Tim Pengendalian Inflasi Pusat/Daerah (TPIP/TPID) dalam implementasi Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS), guna mengendalikan inflasi pangan termasuk antisipasi dampak gangguan cuaca (El Nino) terhadap harga pangan,β ungkap dia.