Sebab, saat ini proses distribusi BBM di Kepulauan Nias mengalami pengurangan karena pembatasan tonase mobil tangki akibat proyek infrastruktur yang sedang berlangsung.
"Sekarang ini kan karena ada beberapa pekerjaan infrastruktur, baik milik pemerintah provinsi maupun Kementerian PU (Pekerjaan Umum), sehingga kendaraan retribusinya jadi kurang. Ada pembatasan tonase," ucap Bobby.
Selain murni disebabkan pembatasan tonase, lanjut dia, juga akibat bencana tanah longsor di Kepulauan Nias, sehingga proses distribusi BBM mengalami gangguan.
"Enggak (Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, red). Ini hanya ada pengerjaan ya, pengerjaan jembatan penghubung utama yang sekarang kita kerjakan. Kedua karena longsor, sehingga tonase yang bisa dilewati dibatasi," tutur Bobby.