NADIKABAR.COM — Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mengunjungi Kecamatan Pinogu, Kabupaten Bone Bolango, selama dua hari, 22-23 September 2026, untuk menyerahkan bantuan pangan, meninjau pembangunan fasilitas pendidikan, dan menyerap aspirasi masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Gusnar bersama rombongan Pemerintah Provinsi Gorontalo menyerahkan bantuan pangan kepada 329 kepala keluarga (KK) di Kecamatan Pinogu.
Gubernur juga meninjau pembangunan SMA Negeri 1 Pinogu yang menjadi salah satu fasilitas pendidikan di wilayah terpencil tersebut. Pemerintah Provinsi Gorontalo mengalokasikan anggaran Rp2,7 miliar pada 2026 untuk pembangunan ruang perpustakaan, laboratorium, toilet, rumah dinas guru, serta rehabilitasi ruang kelas.
Kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk mendengar langsung berbagai kebutuhan masyarakat dan guru di Pinogu, termasuk persoalan akses transportasi, fasilitas pendidikan, air bersih, komputer, dan jaringan internet.
Untuk mencapai Pinogu, Gusnar bersama rombongan menggunakan sepeda motor. Perjalanan menuju wilayah tersebut ditempuh melalui kawasan pegunungan dengan kondisi akses yang memiliki sejumlah tantangan.
Staf Administrasi Pemerintah Provinsi Gorontalo Suharto Luawo mengaku sempat terkejut ketika mengetahui Gubernur memilih menggunakan sepeda motor untuk melakukan perjalanan ke Pinogu.
"Awalnya saya kaget mendengar informasi itu, tapi alhamdulillah Pak Gub dan rombongan tiba dengan selamat kembali ke Kota Gorontalo," ujarnya.
Hal senada disampaikan Ruslin Maaruf yang mengaku sempat menanyakan beberapa kali kepastian mengenai rencana kunjungan Gubernur tersebut karena mengetahui kondisi perjalanan menuju Pinogu.
"Saya sampai tiga kali bertanya soal informasi Pak Gub akan berkunjung ke Pinogu, karena perjalanan menuju Pinogu sangat berbahaya, karena niat baik saya hanya berdoa semoga perjalanan Pak Gub dan rombongan mendapat berkah dan bermanfaat untuk masyarakat Pinogu," katanya.
Sementara itu, warga Kota Gorontalo Fuad Baladraf menilai kunjungan langsung Gubernur ke Pinogu dapat memberikan gambaran mengenai kondisi masyarakat dan persoalan yang dihadapi wilayah tersebut.
"Selama ini orang-orang menyampaikan aspirasi soal kondisi Pinogu mulai dari akses jalan, kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat di sana. Kehadiran Gubernur tepat dengan hadir di tengah masyarakat Pinogu," ujarnya.
Menurut Fuad, kunjungan langsung tersebut dapat menjadi bahan bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat Pinogu.
Selama berada di Pinogu, Gusnar juga menerima aspirasi guru SMA Negeri 1 Pinogu terkait kebutuhan tunjangan transportasi bagi tenaga pendidik yang bertugas di wilayah terpencil.
Selain itu, guru menyampaikan kebutuhan air bersih serta fasilitas komputer dan internet untuk menunjang proses pembelajaran. Para siswa SMA Negeri 1 Pinogu bahkan masih harus menuju Kecamatan Kabila untuk mengikuti Tes Kompetensi Akademik (TKA).
Kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Gorontalo melihat langsung kondisi masyarakat dan fasilitas pelayanan publik di wilayah Pinogu yang memiliki keterbatasan akses.