Sementara itu, Kalakhar BPBD Kabupaten Karanganyar Sugiharto menambahkan kondisi kebakaran hutan di Gunung Lawu sampai Minggu (25/10) sudah padam.
Namun, dari pantauan terbaru Senin pagi ditemukan titik api baru yang muncul, tepatnya di atas Gondosuli sehingga "water bombing" akan dikerahkan dengan melihat situasi cuaca terkini di Lawu.
Secara umum penanganan kebakaran di Lawu menggunakan "water bombing" sudah dilakukan sebanyak 34 kali.
Setiap satu siraman menggunakan 2.000 liter air. Secara keseluruhan sudah 68 ribu liter air disiramkan untuk memadamkan kebakaran di Lawu.
Ada sebagian karakter tanah di Lawu yang tertumpuk lapisan ilalang, bahkan ada yang sampai 30 cm seperti lahan gambut sehingga perlu penanganan khusus.